Doc : Pribadi
Pagi ini mulai konsistant ngeblog lagi, berasa udah lama gak konsistant cuman bisa blog walking. Tiap mau cerita, mentoknya sampe kepala aja, niatnya belum kekumpul hiks :(. Padahal udah banyak banget cerita yang terpendam, kaya rasa yang terpendam gitu hihihihi
Ceritannya gini, Liat pic diatas telaah dengan seksama. Hey yg bbm itu laki-laki agak sungkan jawabnya sebenarnya karena yang tanya laki-laki dan aku perempuan. Yaps kenapa aku bilang sungkan, karena kenapa gak curcol sesama laki-laki yang penting gak macem-macem kaya berita yang lagi rame disosial media, atau gak kenapa gak tanya pak Ustad.
Yang tanya adalah mahasiswa yang sedang kuliah di jurusan hukum, semoga dari pertanyaannya gak mau ngedebat ya, tapi mau mendalami tentang islam. Dan yang ditanyapun, aku yang masih fakir Ilmu :) Semoga bisa memberikan keterangan sedikit membuka hati :) Percaya bahwasanya Cintai Dulu Rabb-Nya yang maha Pencipta baru manusianya :)
Dan ini jawaban aku yang masih fakir ilmu :(. Sebelum masuk proses taaruf atau tanya tentang taaruf itu bakal bisa bikin keluarga (samawa) apa gak ? Baiknya yang bertanya baca buku dulu tentang taaruf atau gak tanya paman google bentaran lah ya biar agak realistis hihihi
Tapi bolehlah ya kita bahas sedikit tentang taaruf, kalau mau banyak silah baca di paman google articlenya bajibun :)
Secara bahasa ta’aruf bisa bermakna ‘berkenalan’ atau ‘saling mengenal’. Asalnya berasal dari akar kata ta’aarafa. Seperti ini sudah ada dalam Al-Qur’an. Simak saja firman Allah (yang artinya),
“Hai manusia sesungguhnya kami telah
menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan
kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal
(ta’arofu) …” (QS. Al Hujurat: 13).
Jadi, kata ta’aruf itu mirip dengan makna ‘berkenalan’ dalam bahasa
kita. Setiap kali kita berkenalan dengan seseorang, entah itu tetangga
kita, orang baru atau sesama penumpang dalam sebuah kendaraan umum
misalnya, dapat disebut sebagai ta’aruf. Ta’aruf jenis ini dianjurkan
dengan siapa saja, terutama sekali dengan sesama muslimuntuk mengikat
hubungan persaudaraan. Tentu saja ada batasan yang harus diperhatikan
kalau perkenalan itu terjadi antara dua orang berlawanan jenis, yaitu
pria dengan wanita. Untuk itu umat islam sudah menganjurkan
memberlakukan hijab bagi wanita muslimah, yang bukan hanya berarti
selembar jilbab dan baju kurung yang menutupi tubuhnya dari pandangan
pria yang bukan mahram, tapi juga melindungi pergaulannya dengan lawan
jenis yang tidak diizinkan syari’at. Contoh dari pergaulan yang tidak
diizinkan syari’at ini ialah berduaan atau bercampur-baur antara
beberapa orang yang berlainan jenis dalam satu tempat secara berbauran,
pergi bersama pria yang bukan mahram, dan berbagai hal lain yang
dilarang syari’at. Semua itu tidak otomatis menjadi halal bila
diatasnamakan ta’aruf.
Lengkapnya article Disini
Nah udah baca kan kilasan tentang taaruf, hihihi aku mau coba jawab pertanyaan teman aku ini , sama-sama belajar ya :) afwan kalau ada yang salahsilah disampaikan untuk muhasabah :)
1. Apa dengan taaruf menjadi Keluarga Samawa ?
Jawab :
Pertanyaannya gini apa dengan pacaran juga bisa samawa (sakinah mawadah warahmah). Cara pacaran itu udah salah. Jelas udah maksiat, kalau di flash back ini dulu zaman kekinian dan masih belum banyak baca taunya ikut-ikutan orang aja :( Allaahumma
innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa' fu'anni (ya Allah, engkau maha
pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).
Sekarang udah tau pacaran itu dilarang, jadi belajar buat gak pacaran ya. Walaupun baru belajar seumur jagung :( tapi insyaAllah karena ada ayat/hadistnya jadi wajib diikutin. Saamina waattana (kami dengar dan kami taat) kata-kata ini yang selalu dihati pas sekali baca ayat itu biasa aja pas tau artinya dan buka suratnya ternyata maknanya masyaAllah. Sila dibuka QS. An-Nur : 51.
Yang pasti gak pacaran adalah cara kami untuk taat, cara kami untuk gak maksiat. Kalaupun samawa apa gak ? biarlah Allah yang mengatur setiap Urusan manusianya. Tapi aku percaya laki-laki baik untuk perempuan baik dan lagi-lagi ada dalam Al-Quran. sila di buka QS. An-nur : 26. Nah bukankah tugas kita berusaha untuk memantaskan diri dihadapan penciptanya bukan pantas dihadapan manusia. Dalam memantaskan diri selipkan doa untuk samawa ya, Allah akan kabulkan apa yang kita butuhkan dan kita inginkan. Jangan lupa apa yang ada dengan kita semua sudah ada di lauhul Mafudzs.
Dan mengkaji islam adalah tugas kita. Dan menurut pendapatku taaruf adalah cara untuk aku ingin taat :)
2. Realistisnya kan sekarang manusia sulit mengenal satu sama lain ?
jawab :
Pertanyaan nya di balik ya, manusia yang mana yang gak realistis ? perkenalan kan juga gak harus pacaran. Kalau konteknya taaruf untuk mengenal satu sama lain sebelum menikah, nah tetap harus ada batasan hijab. Malah kalau menurut aku proses taaruf itu aturannya jelas. Ya karena kita punya wali yang akan tau tentang si dia. kan Kalau taaruf yang kerja ektra adalah wali. Dan cerminan dia liat dari keluarganya. kalau mau tau tentang dia liat juga dengan siapa dia bergaul. Udah banyak meme yang bertebaran yang edukasi. Yang saranin untuk taaruf dan batasan lawan jenis. sekarang tergantung bacaan seperti apa yang dipilih. Kalau yang difollownya tentang kajian Islam InsyaAllah belajar mudah dari meme dan tulisan explain gambarnya. hehehe Apalagi belajar itu gak harus buku liat desain-desain yang bertebaran di instagram aja udah tambah ilmu. #Wish ah sapa tau ada instagram yang minta di iklan di blog aku eh~
So far kenalan itu gak sulit, tapi saran aku banyak pesan yang selalu mengingatkan bahwasanya kita harus kenal dulu pencipta kita :)
3. Jadi dengan pacaran orang dapat mengenal satu sama lain.
jawab :
#glek pas baca bbm ini , hati bilang oya. Kenal yang mana kenal apanya eh~ hihihihi
Islam punya aturan. Dan aturannya islam itu indah. Semua yang kamu cari ada dalam Al-Quran dan hadis karena itu adalah pedoman kita. #selfriminder coba buat baca arti di Al-quran.
Hehehe mas mba kalau udah pacaran terus kenal satu sama lain mank langsung dinikahin ? hihihihi terus kalau pacaran rumah tangga bakalan cocok terus :( Kalau pacarannya udah kelamaan udah kenalan lama-lama nikah nanti mau kenalan apa lagi :(
Muhasabah banget pokoknya ini bbm sama temen terus masih ada pertanyaan yang lainnya :)
Dan yang nanya udah pasrah bilang gak ada yang ngejamin. hisks :( padahal dalam surat QS. AL-Baqarah : 82, QS An-nisaa : 57 , QS Al-Arraf : 42 jaminan syurga untuk yang mengerjakan amal saleh :). Sila dibuka dan masih banyak ayat-ayat Al- Qur'an dengan inti yang sama :) Maafkan hamba yang penuh khilaf ini :(
Dan dia juga bilang katanya banyaknya temen temen wanita, kalau yang laki-laki itu susah hihihi . Coba dech ka cari temennya yang suka ke majlis ilmu yang sering ikut komunitas islam tapi bukan hanya untuk taaruf aja niatnya adalah mengkaji islam insyaAllah punya temen-temen yang sama-sama ingin taat.
Temen yang akan bergandengan tangan bukan hanya didunia InsyaAllah di akherat kelak :)
Agak berat ya pembahasan blog hari ini, sekali lagi yang bahas blog ini orang yang masih fakir ilmu, yang masih harus banyak belajar, sharing dan masih harus diingatkan :( afwan kalau ada salah-salah kata. Dan teman seperjuangan akan tau bagaimana aku yang dulu dan bagaimana aku yang sekarang.
Aku masih tetap sama aku yang masih ingin selalu belajar dan senang kalau diingatkan agar dapat membangun diri ini untuk bermuhasabah menjadi lebih baik. Jangan tanya kenapa dan bagaimana aku yang dulu, dan kini alasan aku seperti ini karena #Sami'na Wa Atho'na (Kami dengar dan kami taat). Semoga Niat ini tercurah selalu Pada Allah SWT. :)
Note :
Afwan kalau ada salah-salah kata dan semua memang disensor agar tidak terjadi salah paham. Dan postingan ini hanya bentuk muhasabah untuk diri pribadi :) #Barakallah fiikum untuk yang kasih pertanyaan dan sharringnya semoga kita senantiasa mengupgrade dan belajar mengakaji islam :)
#barakallah :)


No comments:
Post a Comment